Bangun Kemandirian Bangsa lewat KIA

By Admin 22 Agu 2019, 08:47:54 WIB #GISA
 Bangun Kemandirian Bangsa lewat KIA

Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh berharap bisa membangun kemandirian bangsa di masa depan dengan menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA). Bagaimana caranya?

"Dengan KIA, kita membangun kepercayaan diri si anak. Kalau ditanya siapa dirimu, maka dia bisa tunjukkan KIA-nya. Tentu saja ini untuk anak SD ke atas. Kalau anak SD ke bawah KIA-nya masih disimpan orangtuanya," ujar Zudan dalam pertemuan pusat dalam rangka koordinasi penerapan dan pemanfaatan Kartu Identitas Anak di Jakarta, Senin (19/8/2019)..

Begitupun ketika orang tuanya mau bertransaksi, misalnya membeli tiket pesawat tidak perlu lagi menyerahkan artu keluarga (KK). Praktis, KIA anaknya dikeluarkan.

"Pada waktu saya mensosialisasikan KIA tahun 2016, banyak orang ragu? 'Pak Zudan, apa gak hilang nanti KIA-nya dipegang anak yang masih kecil'. Itu soal teknis, KIA bisa disimpan orangtuanya," kata Zudan seraya menambahkan bahwa secara strategis bila anak sudah punya lebih dulu KIA, maka dia akan terhindar kesalahan dalam pendataan.

Menurutnya banyak sekali nama anak dalam ijazah TK dan SD yang berbeda dengan database Dukcapil. Mengapa bisa terjadi? Sebab waktu anak itu ditanya gurunya 'siapa namamu', si anak menjawab-jawab sendiri. Sehingga tidak jarang spelling nama anak itu masih salah tulis di ijazah SD.

"Zaman dulu belum ada KIA, ketika akta kelahirannya disimpan di rumah, KK juga disimpan di rumah, maka anak SD tidak bawa dokumen kependudukan. Banyak yang salah tulis nama anak. Sehingga banyak sekali yang melakukan pembetulan data kependudukan mengalah kepada data yang ada di ijazah. Itu faktanya," ungkap Zudan. Dukcapil***

Sumber : http://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/178/bangun-kemandirian-bangsa-lewat-kia




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment