Dukcapil Hanya Memberi Hak Akses untuk Verifikasi Nasabah

By Admin 18 Des 2019, 07:09:15 WIB #GISA
Dukcapil Hanya Memberi Hak Akses untuk Verifikasi Nasabah

Sebagai pengelola data kependudukan, sebab Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri tidak bisa sendirian bekerja. Dalam mengembangan administrasi kependudukan (Adminduk) Dukcapil membangun ekosistem data kependudukan.

Menurut Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Adminduk hanya bisa bertumbuh dengan baik bila ekosistemnya mendukung. Maka Dukcapil pun menggandeng semua sektor baik pemerintah maupun swasta yang berkaitan dengan pelayanan publik untuk menggunakan data kependudukan Dukcapil.

"Ada lebih 800 lembaga perbankan yang diberi hak akses data kependudukan untuk melakukan electronic-know your customer (e-KYC). Jadi Dukcapil bukan memberikan data kependudukan atau data pribadi penduduk melainkan hanya memberikan hak akses untuk melakukan verifikasi nasabah," papar Zudan dalam dialog Open Banking, The Future of Banking Industry yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Dengan hak akses si pengguna data diberikan password untuk mengakses atau memverifikasi satu per satu sesuai kebutuhannya. Dengan password itu pengakses melacak NIK orang yang akan diverifikasi dan mencocokkan dengan data yang ada di data base Dukcapil. Apabila diperlukan Dukcapil bisa juga memberi hak akses data sidik jari, irish mata dan foto wajah seseorang.

Penduduk Indonesia berjumlah 266.534.836 jiwa. Semua datanya tersedia lengkap by name by address dalam data base kependudukan di data center Ditjen Dukcapil Kemendagri. Masing-masing data penduduk terdiri 31 elemen data mulai dari nama, alamat, jenis kelamin, nama orang tua, data biometrik berupa sidik jari dan irish mata, hingga elemen data lain yang memuat rahasia pribadi seseorang.

"Itu semua masuk dalam data base kependudukan kita. Ke-31 elemen data inilah yang terus dioptimalkan. Setiap pengguna data diminta memberikan reverse data atau data balikan sehingga statistik kependudukan kita semakin lengkap," kata Zudan menjelaskan.

Data centernya pun semua ada di Indonesia di kantor Kemendagri Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Raya Kalibata, Jakarta dan di Pulau Batam. "Jadi kalau dulu diisukan data center ada Perancis, Belanda, India itu tidak benar," tandas Zudan.

Sumber : https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/357/dukcapil-hanya-memberi-hak-akses-untuk-verifikasi-nasabah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment